Dear God,
We Want to Be The Sun or The Moon more than The Star

Ya Tuhan, Jadikanlah kami seperti Matahari, seperti Bulan dan seperti Bintang-Bintang


Terima kasih atas kunjungan anda!




Sabtu, 13 September 2008

Tidak Siap Perbedaan

Sebagian besar dari kita tidak siap menghadapi perbedaan, itu yang sering aku amati dalam berbagai kehidupan di masyarakat. Banyak orang yang lebih suka dalam kondisi sama, misalnya banyak orang memilih teman, pacar, jika mereka mempunyai kesamaan. Baik kesamaan tingkat pendidikan, ekonomi, ras, suku, agama, partai politik. Dalam komunitas yang sama yang terjadi adalah hampir semua yang ada dalam pikiran adalah sama.
Uniknya Perbedaan
Kadang kita lupa bahwa perbedaan itu perlu, sangat diperlukan dalam kehidupan kita. Perbedaan sebagai referensi kita dalam menghadapi setiap persoalan, sebagai referensi untuk mengukur kemampuan dan keberhasilan dari kita. Apalah artinya jika kehidupan ini adalah sama, semua orang kaya semua, pintar semua, laki-laki semua, atau perempuan semua. Akan mennyimpang dari hukum alam, Allah menciptakan setiap makhluk adalah unik. Tiada di dunia ini diciptakan sesuatu yang sama, ada perbedaan diantaranya.
Dalam politik pemerintahan juga demikian, seakan kita ingin tidak senang jika seseorang ikut partai partai lain. Para partisipan partai menganggap partainya sendiri yang benar sementara partai yang lain adalah salah. Sepertinya kesalahan/kebijakan yang terjadi adalah di jadikan bahan untuk saling menyalahkan. Kita seakan lupa kepentingan yang lebih besar, kepentingan bangsa dan negara.
Demikian juga dalam hal agama, setiap agama mengajarkan kebaikan, kerukunan antar umat beragama, namun tidak sedikit diantara mereka justru menghadirkan permusuhan, saling menghina dan melecehkan. Mereka tidak suka jika ada di antara mereka ada umat lain, rasa curiga diantara mereka, memperebutkan pengaruh diantara mereka dengan cara yang tidak fair. Agama tidak datang dalam waktu yang bersamaan, juga tidak datang pada tempat yang sama. Ketika mereka bertemu dan ada perbedaan dalam ajaran mereka, mereka membuat cara-cara hingga terjadi perselisihan. Masing-masing dari kita mencari pembenaran sendiri-sendiri, apakah Allah menghadirkan agama untuk itu? Seolah-olah, kita mengakui apa yang ada dalam agama kita perintahkan tetapi kita juga mengingkari sebagian didalamnya.
Bangsa dan Negara
Ketika kita bicara negara/bangsa, kita harus sedikit merelakan kepentingan pribadi, golongan, partai! Kita harus sedikit mengendalikan keinginan individu, kelompok dan golongan. Kita bangsa Indonesia terdiri dari banyak suku bangsa, agama dan individu, setiap dari mereka harus mendapatkan haknya. Demikian juga mereka harus melaksanakan kewajibannya, kita tidak bisa menuntut hak kita sendiri saja, kita tahu masih ada hak orang lain disana yang harus juga dipenuhi................!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Warung Soto Ayam Mulud

Feel The Taste of Our Soto!
So Delicious

By Hari
Jalan Pasar Cawas - Pedan
Sentul Cawas