Dear God,
We Want to Be The Sun or The Moon more than The Star

Ya Tuhan, Jadikanlah kami seperti Matahari, seperti Bulan dan seperti Bintang-Bintang


Terima kasih atas kunjungan anda!




Minggu, 06 Juli 2008

9 Hal Dalam Menggapai Keberhasilan

9 Hal Dalam Menggapai Keberhasilan

1. Tujuan

Tujuan adalah suatu yang paling utama sebelum kita memulai sesuatu, tanpa itu kita tahu kemana harus melangkah. Tujuan mengarah pada sesuatu yang kita inginkan atau juga hasil yang ingin kita capai. Jika ingin pergi ke suatu tempat, paling tidak kita harus tahu kemana tempat yang kita tuju. Tahu atau tidak tahu bukan sebagai alasan, dua hal itu bisa dilakukan, jika tahu maka hal itu lebih mudah bagi kita untuk pergi. Jika belum tahu kita bisa mencari tahu. Dengan adanya tujuan kita bisa melangkah kemana kita akan pergi.

2. Kesempatan

Yang kita perlukan pertama kali dalam menghadapi persoalan kehidupan sehari-hari adalah melihat sebuah kesempatan/peluang. Dalam segala hal/kegiatan/tujuan, tanpa itu kita stagnan tidak pernah melangkah/berubah.Sesuatu yang sangat kita perlukan, ada orang yang dengan mudah melihat kesempatan di segala tempat ataupun waktu, namun orang lain tidak.Dalam persoalan yang sama Orang lain melihat sebagai kesempatan, sementara kita melihat sebagai masalah. Kita tidak terbiasa melihat persoalan sebagai kesempatan/peluang untuk maju/berubah.Dengan adanya kesempatan, kita dapat melakukan suatu hal untuk mencapai tujuan.
3. Rasa Ingin Tahu
Suatu rasa yang harus kita miliki dalam kehidupan sehari! Kita memerlukannya setiap saat, berharap rasa itu muncul dalam diri kita. Rasa ini sangat diperlukan terutama bagi kita yang belum banyak tahu. Seperti yang dimiiki oleh seorang anak yang baru tumbuh dan berkembang, mereka menanyakan segala hal baru yang ia kenal. Banyak bertanya yang kadang membuat para orang tua justru bingung. Suatu hal yang bagus dalam diri si anak, menandakan anak tersebut berpikir/aktif. Yang diperlukan sebagai orang tua adalah menjelaskan dengan sabar dan telaten dan tentu dengan bahasa yang dipahami anak. Dari situ orang tua juga dituntut aktif mencari jawaban atas pertanyaan si anak. Selanjutnya menuntun si anak pada suatu hal baru lainnya. Bagi kita rasa ingin tahu sebagai first step/langkah awal, menggerakan kita untuk berusaha/bertanya. Dan selanjutnya Rasa ingin tahu memandu kita pada tujuan yang ingin kita capai.Beruntunglah bagi kita yang punya rasa ingin tahu, tiap saat, tiap hari! Membangkitkan rasa itu pada waktu yang tepat, disaat kita perlukan untuk menyelesaikan persoalan.
4. Kesenangan
JIka kita sudah menemukan sedikit saja kesenangan terhadap apa yang seharusnya atau harus kita lakukan akan sangat membantu dalam mencapai keberhasilan tujuan.Seperti terasa dengan sendirinya, kita berpikir, bekerja, berusaha all out untuk mencapainya. Pantang menyerah meski ada rintangann yang menghadang. Akan mengabaikan setiap hambatan dari sisi kanan-kiri terus melihat ke depan (tujuan). Hambatan dianggap suatu hal yang harus ditempuh demi kesempurnaan tujuan.Kita punya alasan yang lebih kuat untuk mencapai tujuan.
5. Usaha\Ulet
Usaha juga sangat berpengaruh dalam pencapaian tujuan, tanpa ini apalah artinya sebuah tujuan, kesempatan bahkan doa sekalipun. Meski bukan yang pertama tapi sangat kita perlukan. Tanpa daya upaya atau usaha berarti tanpa hasil.Apa yang kita nikmati adalah hasil dari usaha kita.Permasalahannya adalah seberapa banyak usaha yang harus kita lakukan. Setiap orang berbeda latar belakang/ kebiasaan/ pendidikan sehingga tentu lain pula dalam melakukan usaha/keuletan. Ada orang yang pantang menyeerah, namun adapula orang yang gampang meyerah pada persoalan yang sama.Orang lain menganggap usaha yang kita lakukan belum seberapa sementara yang kita rasakan adalah sebaliknya.
6. Guru/Pembimbing/Buku yang Tepat
Guru /pembimbing adalah penunjuk jalan bagi kita dalam menghadapi persoalan, kita memerlukan arahan/bimbingan ilmu dari mereka. Mereka membantu kita dalam menyelesaikan setiap persoalan. Paling tidak ide/gagasan dalam menyelesaikan persoalan.Kita harus memilih seorang Guru yang tepat, Guru yang membimbing dengan cara yang benar. Dengan rela/ikhlas dan kesabaran menyalurkan ilmunya kepada setiap muridnya, tanpa berharap banyak dari seorang murid. Dharma bak seorang guru tersebut harus dijunjung tinggi.Karena banyak Guru sekarang mengajar/transfer ilmu tidak sepenuh hati, mungkin karena moral atau memang tidak mampu. Banyak orang pinter/cerdas/menguasai bidang ilmu yang tidak ingin jadi guru, tapi banyak orang tidak pandai /tidak menguasai justru ingin menjadi guru.Temukan Guru yang paling baik diantara mereka! Dan perbanyak Guru yang akan banyak memberikan lebih banyak wawasan dan ilmu.JIka tidak punya guru secara langsung kita bisa belajar dari buku atau jaman sekarang internet. Namun kita harus mendapat buku yang tepat, karena banyak buku yang kita baca menyajikan solusi yang justru kita menghambat kita dalam menyelesaikan persoalan.Buku yang tepat membantu kita dalam banyak hal, apalagi dengan membaca banyak buku.
7. Kreatif
Kreatif, proses berpikir dengan menggunakan berbagai sudut pandang. Dalam bahasa pemrograman komputer if else if else if else................. Mencari pilihan/solusi alternatif pada setiap persoalan. Kreatiftas menjamin otak kita untuk berpikir bebas, tanpa kekangan. Kreativitas harus ada dalam menghadapi setiap permasalahan.Biasa kita terjebak pada sisi negatif dari setiap persoalan/peristiwa sehari-hari.Kita terbiasa dan lebih suka mengambil sisi negatif dari apa yang kita lihat, dengar dan terima dari lingkungan kita, dari teman, keluarga, sahabat dan media. Kita cenderung mengambilnya tiap saat/hari padahal ada sisi positf yang seharusnya justru kita ambil. Kebiasaan ini berpengaruh pada pola pikir kita, kita akan berpikir sempit/sesaat untuk jangka pendek saja.Dari media yang kita lihat/baca, dari pagi sampai malam, menyajikan hal-hal negatif dan sedikit sekali yang menyajikan berita positif. Dan terbiasa kita mengambil yang banyak itu/negatif yang mempengaruhi daya kreatifitas kita. Meksi keduanya informasi/berita negatif maupun positif berdampak pada daya kreativitas kita. Yang kita perlukan adalah kreativitas yang positif, yang membuatkita.
8. Imajinasi
Einstein seorang fisikawan bilang bahwa 'Imagination more than knowlegde' imajinasi lebih dari ilmu pengetahuan. Imajinasi berasal dari kerja pikiran kita bersama kreatifitas menemukan suatu hal baru. Dengan memanfaatkan ini kita bisa menemukan solusi solusi baru untuk permasalahan kita.Kita berimajinasi sebelum bertindak, kita bisa menganggap bahwa imajinasi adalah proses berpikir, berpikir tentang suatu hal yang belum nyata untuk dibuat nyata. Banyak para ilmuwan yang menggunakan imaginasi dalam menemukan inspirasi mereka. Banyak karya-karya yang terkenal terbentuk karena proses imajinasi. Banyak penemuan hal-hal baru dari proses imanjinasi.Diawali dengan imajinasi,terbentuk kreativitas lalu usaha untuk mencapai tujuan itu.
9. Doa
Doa merupakan bagian yang paling penting bagi manusia dalam segala hal/tindakan, tujuan yang baik disertai dengan doa. Doa mengingatkan kita pada keberadaan Allah, apa yang kita lakukan, usahakan adalah karena Allah. Dengan mengingat akan Allah, membuat kita berpikir tentang seberapa kekuatan dan kelemahan kita. Hal ini bermanfaat saat kita mengalami kebuntuan atau kehilangan kreativitas, imajinasi.Dalam doa memunculkan ketenangan/keheningan dalam diri kita, yang sangat kita perlukan dalam berkreasi/usaha. Dalam doa ada istirahat untuk otak, anggota badan, yang sangat diperlukan disaat kita mengalami kepenatan. Inspirasi, kreativitas, imajinasi muncul dalam diri kita saat dalam kondisi tenang.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Warung Soto Ayam Mulud

Feel The Taste of Our Soto!
So Delicious

By Hari
Jalan Pasar Cawas - Pedan
Sentul Cawas